Pemprov Papua Barat Merancang Sistem e-KASUARI, Platform Digital Terintegrasi untuk Penguatan Manajemen Kinerja dan SAKIP

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong transformasi digital sesuai amanat Peraturan MENPAN RB Nomor 8 Tahun 2026 tentang evaluasi Kinerja Pemerintah Digital dalam penyelenggaraan berkaitan dengan itu maka pemerintahan melalui pengembangan e-KASUARI sebagai sebuah platform digital berbasis web yang dirancang untuk memperkuat tata kelola manajemen kinerja dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Pengembangan e-KASUARI merupakan bagian dari proyek perubahan yang diarahkan untuk mengatasi pengelolaan manajemen kinerja yang selama ini masih dilakukan secara parsial, menggunakan berbagai dokumen dan aplikasi yang belum sepenuhnya terintegrasi. Melalui platform ini, proses perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi, hingga tindak lanjut kinerja diharapkan dapat dikelola secara lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

e-KASUARI dirancang tidak hanya sebagai sistem administrasi digital, tetapi sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan berbasis data. Platform ini akan dilengkapi Dashboard Eksekutif dan Dashboard Analitik yang menyajikan informasi capaian kinerja secara real-time sehingga pimpinan dapat memperoleh gambaran kondisi kinerja perangkat daerah secara lebih cepat dan akurat.

Salah satu inovasi utama yang dirancang dalam e-KASUARI adalah AI Performance Intelligence. Fitur ini diarahkan untuk membantu menghasilkan Executive Summary, Performance Insight, prediksi risiko, serta rekomendasi perbaikan berdasarkan data kinerja. Selain itu, tersedia pula Early Warning System yang memberikan peringatan dini terhadap indikator yang berpotensi tidak mencapai target maupun keterlambatan penyampaian laporan.

Sistem e-Kasuari Mengintegrasikan 11 Modul Utama

Dalam proyek perubahan ini, e-KASUARI dirancang memiliki 11 modul utama yang saling terintegrasi. Modul tersebut meliputi Dashboard Eksekutif, Master Data, Perencanaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pelaporan Kinerja, Evaluasi Kinerja, Dashboard Analitik, AI Performance Intelligence, Early Warning System, Pusat Informasi, serta Manajemen Pengguna.

 

Integrasi tersebut diharapkan dapat mempermudah perangkat daerah dalam mengelola berbagai data dan dokumen kinerja. Data perencanaan, realisasi kinerja, bukti dukung, pelaporan, evaluasi, hingga rekomendasi tindak lanjut dapat dikelola dalam satu platform sehingga proses administrasi

Akuntabilitas kinerja instansi daerah Provinsi Papua Barat menjadi lebih efektif dan terdokumentasi.

Dengan pendekatan tersebut, implementasi e-KASUARI diharapkan mampu meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi kinerja, memperkuat kualitas data, serta mendukung pimpinan dalam memperoleh informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.

Implementasi Dilakukan Secara Bertahap

Pengembangan dan implementasi e-KASUARI dirancang melalui beberapa tahapan. Pada tahap jangka pendek selama 0–2 bulan, fokus diarahkan pada pembangunan Minimum Viable Product (MVP), pembentukan tim efektif, pengembangan modul utama, penyusunan User Guide, sosialisasi, serta uji coba pada 3–5 perangkat daerah sebagai pilot project. Tahap ini juga mencakup penetapan Surat Keputusan Gubernur terkait pemanfaatan platform digital e-KASUARI.

Selanjutnya, pada jangka menengah 3–6 bulan, pengembangan diarahkan pada penyempurnaan aplikasi berdasarkan hasil uji coba, peningkatan kapasitas pengguna, serta perluasan implementasi ke perangkat daerah lainnya.

Sementara itu, pada jangka panjang 6–12 bulan, e-KASUARI ditargetkan dapat diimplementasikan secara bertahap pada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, termasuk pengembangan integrasi dengan sistem pemerintahan lainnya serta penyempurnaan fitur AI Performance Intelligence, Dashboard Analitik, dan Early Warning System.

Dorong Pemerintahan Berbasis Data

Pengembangan e-KASUARI diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan integrasi penyelenggaraan SAKIP, percepatan monitoring dan evaluasi kinerja, peningkatan kualitas pengambilan keputusan, serta penguatan kualitas data kinerja.

Selain itu, pemanfaatan e-KASUARI diharapkan turut mendukung implementasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Dalam rancangan target kinerja, platform e-KASUARI ditargetkan memiliki satu platform berbasis web, 11 modul utama, implementasi awal pada 3–5 perangkat daerah, serta peningkatan kapasitas administrator dan operator melalui sosialisasi dan bimbingan teknis dan penyusunan buku panduan berupa juknis penggunaan e-Kasuari dengan target sedikitnya 90 persen peserta. Selain itu, ditargetkan tersedianya Dashboard Eksekutif, Dashboard Analitik, AI Performance Intelligence, Early Warning System, User Guide, SOP implementasi, dan roadmap pengembangan aplikasi.

Melalui pengembangan e-KASUARI, Pemerintah Provinsi Papua Barat menempatkan transformasi digital sebagai salah satu instrumen strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, terintegrasi, akuntabel, dan berbasis data. Implementasi secara bertahap diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan manajemen kinerja dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Papua Barat.


Share :